Program Studi Bimbingan dan Konseling Laksanakan Audit Mutu Internal sebagai Upaya Penguatan Budaya Mutu

Kegiatan Audit Mutu Internal dihadiri oleh Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling, Dr. Yessy Elita, MA serta Koordinator Gugus Kendali Mutu Mayang T. Afriwilda, M.Pd. Proses audit dilaksanakan oleh tim auditor yang terdiri atas Bapak Prof. Iwan Setiawan, M.Sc. sebagai Auditor 1 dan Ibu Dewi Rahimah, S.Pd, M.Ed, Ph.D sebagai Auditor 2.

Pelaksanaan AMI tidak hanya diarahkan untuk melihat kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan standar yang telah ditetapkan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi program studi untuk mengevaluasi capaian, menemukan potensi perbaikan, serta memperoleh masukan konstruktif dalam rangka peningkatan mutu.

Dalam proses audit, berbagai aspek penyelenggaraan program studi menjadi bagian dari evaluasi. Hasil audit diharapkan dapat menjadi dasar bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling dalam menyusun langkah tindak lanjut dan perbaikan secara berkelanjutan.

Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling bersama Gugus Kendali Mutu berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan budaya mutu di lingkungan program studi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui evaluasi yang sistematis, tindak lanjut hasil evaluasi, serta peningkatan kualitas layanan akademik dan pengelolaan program studi.

Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Program Studi Bimbingan dan Konseling terus mendorong terciptanya tata kelola akademik yang berkualitas dan berorientasi pada continuous improvement. AMI diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi rutin, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun budaya mutu yang kuat untuk mendukung terwujudnya program studi yang unggul dan berkelanjutan.

Bersama membangun budaya mutu, melakukan perbaikan berkelanjutan, dan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.

Pelatihan Kerajinan Kawat Bulu sebagai Upaya Pemberdayaan Psikologis dan Penguatan Ekonomi Kreatif Masyarakat

Program Studi Bimbingan dan Konseling UNIB Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

Bengkulu – Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Bengkulu (UNIB) berhasil meraih peringkat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Capaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan dan komitmen Prodi BK UNIB dalam melaksanakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Perolehan Akreditasi Unggul merupakan hasil dari rangkaian proses penjaminan mutu yang melibatkan berbagai aspek penyelenggaraan program studi, mulai dari tata kelola, kurikulum dan pembelajaran, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, hingga luaran dan capaian tridarma perguruan tinggi.

Capaian tersebut juga tidak terlepas dari kerja sama dan kontribusi seluruh sivitas akademika, baik pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun mitra yang selama ini turut mendukung pengembangan Prodi BK UNIB.

Akreditasi Unggul menjadi momentum bagi Prodi BK UNIB untuk terus memperkuat budaya mutu serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Bimbingan dan Konseling. Berbagai upaya pengembangan akan terus dilakukan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi mahasiswa, penguatan jejaring kemitraan, serta inovasi layanan Bimbingan dan Konseling yang responsif terhadap perkembangan zaman.

Selain menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan program studi, capaian Akreditasi Unggul diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan calon mahasiswa terhadap Prodi BK UNIB sebagai salah satu program studi yang berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi dalam bidang Bimbingan dan Konseling.

Dengan diraihnya Akreditasi Unggul dari LAMDIK, Prodi BK FKIP Universitas Bengkulu berkomitmen untuk tidak berhenti pada pencapaian predikat, tetapi terus melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan Bimbingan dan Konseling yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.

Selamat kepada seluruh sivitas akademika Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Bengkulu atas diraihnya Akreditasi Unggul. Semoga capaian ini menjadi semangat untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan mutu pendidikan.

KEGIATAN BK 100

KEGIATAN BK 100 Tahun 2025

BK Universitas Bengkulu Selenggarakan Kegiatan BK 100 Apresiasi Prestasi Mahasiswa

Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Bengkulu (UNIB) telah melaksanakan kegiatan BK 100 pada Jumat, 5 Desember 2025, yang diikuti oleh mahasiswa semester 1 hingga semester 7. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BK UNIB dalam memberikan apresiasi terhadap capaian akademik mahasiswa sekaligus memotivasi peningkatan prestasi dan pengembangan potensi diri.

Kegiatan BK 100 menjadi ajang evaluasi dan penghargaan bagi mahasiswa yang menunjukkan konsistensi, kedisiplinan, serta komitmen tinggi dalam proses akademik. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, ditetapkan empat mahasiswa dengan peringkat terbaik dari seluruh peserta.

Pada kegiatan tersebut, Rangking I diraih oleh Rena dari semester 5, yang berhasil menunjukkan capaian akademik paling unggul. Selanjutnya, Rangking II diraih oleh Andika, Rangking III oleh Salwa, dan Rangking IV oleh Ajai Azriel. Prestasi yang diraih oleh para mahasiswa tersebut menjadi bukti nyata dari kerja keras serta kesungguhan dalam menempuh pendidikan di Program Studi Bimbingan dan Konseling UNIB.

Melalui kegiatan BK 100 ini, Program Studi BK UNIB berharap dapat menumbuhkan budaya prestasi, semangat kompetisi yang sehat, serta motivasi belajar yang berkelanjutan bagi seluruh mahasiswa semester 1 sampai 7. Kegiatan ini juga menegaskan peran Bimbingan dan Konseling UNIB dalam mendukung keberhasilan studi dan pembentukan karakter mahasiswa yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Pengabdian Masyarakat

Pengabdian Masyarakat di SMAN 2 Kota Bengkulu " Pendampingan Minat, Bakat, dan Kepribadian dalam merencanakan Karier Siswa

Kota Bengkulu – Dalam rangka mendukung kesiapan karier peserta didik, SMAN 2 Kota Bengkulu (SMANDA) menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pendampingan Minat, Bakat, dan Kepribadian dalam Merencanakan Karier Siswa yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari Ibu Dr. Rita Sinthia, S.Psi., M.Psi., Ibu Dra. Anni Suprapti., M.Si., Ibu Dr. Yessy Elita., M.Psi., serta Bapak Arsyadani, M.Pd.I, dengan dukungan mahasiswa Lorenza, Erin, dan Clara. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan melibatkan siswa SMAN 2 Kota Bengkulu sebagai peserta utama.

Pendampingan ini bertujuan untuk membantu siswa mengenali minat, bakat, dan kepribadian diri sebagai dasar penting dalam perencanaan karier dan pemilihan studi lanjut. Melalui pendekatan bimbingan konseling, siswa diberikan pemahaman bahwa perencanaan karier tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kesesuaian potensi diri dan karakter kepribadian.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan materi secara interaktif, diskusi kelompok, serta kegiatan reflektif yang mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi diri. Siswa juga diajak untuk mengaitkan minat dan bakat yang dimiliki dengan berbagai pilihan karier dan jenjang pendidikan di masa depan.

Ibu Dr. Rita Sinthia, S.Psi., M.Psi. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengenalan diri sejak dini sangat penting agar siswa memiliki arah dan motivasi yang jelas dalam merencanakan masa depan. Senada dengan hal tersebut, Ibu Dr. Yessy Elita, M.Psi. menekankan bahwa pemahaman kepribadian dapat membantu siswa mengambil keputusan karier yang realistis dan sesuai dengan potensi diri.

Sementara itu, Bapak Arsyadani, M.Pd.I menambahkan bahwa pendampingan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri siswa serta mengurangi kebingungan dalam menentukan pilihan karier. Dukungan mahasiswa yang terlibat juga memberikan suasana pendampingan yang lebih dekat dan komunikatif dengan siswa.

Pihak SMAN 2 Kota Bengkulu menyambut baik kegiatan pengabdian ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dalam membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi masa depan, khususnya dalam menentukan arah pendidikan dan karier yang sesuai dengan minat, bakat, dan kepribadian masing-masing.

 

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal dan berkelanjutan.

Pengabdian Masyarakat SDN 03 Kota Bengkulu

Pengabdian Masyarakat SDN 03 Kota Bengkulu " Psikoedukasi Pencegahan Bullying dan Cyberbullying "

Kota Bengkulu – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Psikoedukasi Pencegahan Bullying dan Cyberbullying di SD Negeri 03 Kota Bengkulu pada Kamis, 27 November 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian yang terdiri dari Berru Amalianita, M.Pd., Kons., Robbi Asri, M.Pd., serta Swiejti Maghfira Regita, M.Pd. Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi SD Negeri 03 Kota Bengkulu dengan antusiasme tinggi serta didukung oleh pihak sekolah.

Psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian bullying dan cyberbullying, bentuk-bentuknya, serta dampak negatif yang ditimbulkan baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Selain itu, siswa juga dibekali pengetahuan tentang cara mencegah, menghadapi, dan melaporkan tindakan bullying maupun cyberbullying secara tepat.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan melalui metode yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar, seperti cerita edukatif, diskusi sederhana, tanya jawab, dan simulasi perilaku. Pendekatan ini bertujuan agar siswa lebih mudah memahami materi dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia digital.

Berru Amalianita, M.Pd., Kons. menyampaikan bahwa psikoedukasi sejak usia dini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran siswa tentang perilaku saling menghargai dan empati terhadap sesama. Sementara itu, Robbi Asri, M.Pd. menekankan pentingnya peran siswa sebagai upstander, yaitu berani menolak dan melaporkan tindakan bullying yang terjadi di sekitarnya.

Senada dengan hal tersebut, Swiejti Maghfira Regita, M.Pd. menjelaskan bahwa cyberbullying merupakan tantangan baru di era digital yang perlu dipahami anak sejak dini agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Pihak SD Negeri 03 Kota Bengkulu menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap psikoedukasi pencegahan bullying dan cyberbullying dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan iklim sekolah yang aman.

 

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan siswa SD Negeri 03 Kota Bengkulu mampu mengenali, mencegah, serta bersikap tegas terhadap segala bentuk bullying dan cyberbullying, sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Sosialisasi Platform Konseling Online (SIKONA)

Sosialisasi Platform Konseling Online (SIKONA)

Bengkulu, 19 November 2025 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Sosialisasi Platform Konseling Online Terintegrasi (SIKONA) pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Senat Dekanat FKIP UNIB mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Rio Kurniawan, S.Pd., M.Pd, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan platform SIKONA merupakan langkah strategis FKIP dalam meningkatkan layanan konseling berbasis teknologi yang mudah diakses oleh mahasiswa, dosen, maupun sivitas akademika. Beliau juga menekankan bahwa inovasi digital seperti SIKONA sangat penting dalam menjawab kebutuhan layanan psikopedagogis di era transformasi digital.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Budi Utomo, S.Pd., M.Pd, Ketua Tim Kerja Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian (FP), Alumni dan Kerja Sama. Kehadiran beliau memperkuat kolaborasi lintas fakultas dalam pengembangan layanan dan integrasi sistem akademik berbasis teknologi di lingkungan Universitas Bengkulu.

Selain itu, hadir pula Dr. Yudi Setiawan, M.T, dan juga Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), beserta seluruh Dosen Homebase BK. Keterlibatan para dosen ini menunjukkan dukungan penuh Prodi BK terhadap implementasi SIKONA sebagai media layanan konseling modern yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan mahasiswa.

Kegiatan ini juga melibatkan 15 mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling serta Laboran Prodi BK, yang ikut berpartisipasi dalam sesi diskusi dan pengenalan fitur-fitur platform. Para mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai fungsi SIKONA sebagai sarana asesmen online, layanan konseling tatap maya, monitoring perkembangan konseli, serta integrasinya dengan sistem data akademik fakultas.

Melalui sosialisasi ini, seluruh peserta mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai tujuan, manfaat, serta mekanisme penggunaan platform SIKONA. Diharapkan, platform ini dapat menjadi inovasi unggulan FKIP Universitas Bengkulu dalam memberikan layanan konseling yang mudah, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta diskusi terkait implementasi teknis SIKONA di lingkungan Prodi BK dan FKIP secara lebih luas.

 

Kuliah Umum

Kuliah Umum : Transformasi Layanan Konseling di Era Digital 

Sebagai upaya meningkatkan wawasan akademik dan profesional di bidang bimbingan dan konseling, telah diselenggarakan Kuliah Umum dengan tema “Transformasi Layanan Konseling di Era Digital” pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Mulawarman, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai narasumber utama, yang dikenal sebagai akademisi dan pakar konseling dengan kompetensi di bidang pengembangan layanan konseling modern.

Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta praktisi bimbingan dan konseling. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, ditandai dengan partisipasi aktif peserta dalam sesi pemaparan materi dan diskusi yang interaktif.

Dalam penyampaian materinya, Bapak Mulawarman menjelaskan bahwa transformasi layanan konseling di era digital merupakan sebuah keniscayaan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan perubahan karakteristik generasi digital. Layanan konseling tidak lagi terbatas pada pendekatan konvensional, tetapi perlu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan profesional, seperti penggunaan platform daring, media komunikasi digital, serta pengelolaan data konseling berbasis teknologi.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya kesiapan konselor dalam menghadapi tantangan etika, keamanan data, serta kompetensi digital agar layanan konseling tetap berorientasi pada prinsip profesionalisme dan kesejahteraan konseli. Transformasi layanan konseling di era digital juga harus tetap mengedepankan nilai-nilai humanistik, empati, dan kepekaan terhadap konteks sosial budaya.

 

Kegiatan kuliah umum ini menjadi wadah refleksi dan penguatan kompetensi bagi calon konselor dan praktisi pendidikan dalam merespons dinamika permasalahan psikologis di era digital. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta mampu mengembangkan layanan konseling yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat modern.

SEMINAR NASIONAL

SEMINAR NASIONAL KONSELING POSTMODERN SEBAGAI RESPON TANTANGAN PSIKOLOGI DI ERRA DIGITAL

Dalam rangka meningkatkan pemahaman akademik dan profesional di bidang bimbingan dan konseling, telah diselenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Konseling Postmodern sebagai Respons terhadap Kompleksitas Isu Psikologi di Era Digital” pada Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Mulawarman, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai narasumber utama yang dikenal sebagai akademisi dan pakar konseling di tingkat nasional.

Seminar nasional ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, guru bimbingan dan konseling, serta praktisi pendidikan dari berbagai daerah. Kegiatan berlangsung secara akademis dan interaktif, dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pemaparan materi dan diskusi.

Dalam pemaparannya, Bapak Mulawarman menjelaskan bahwa konseling postmodern hadir sebagai pendekatan yang relevan dalam menjawab kompleksitas permasalahan psikologis individu di era digital, seperti krisis identitas, kecemasan sosial, tekanan media digital, serta perubahan pola relasi interpersonal. Pendekatan ini menempatkan konseli sebagai subjek aktif yang memiliki narasi kehidupan unik, sehingga proses konseling tidak lagi berfokus pada “masalah”, melainkan pada kekuatan, makna, dan konstruksi pengalaman individu.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, konselor dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap konteks sosial, budaya, dan teknologi yang memengaruhi kehidupan konseli. Konseling postmodern dinilai mampu memberikan ruang dialog yang lebih humanis, fleksibel, dan kolaboratif antara konselor dan konseli.

Seminar ini juga membuka ruang diskusi yang konstruktif, di mana para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan dan pandangan terkait implementasi konseling postmodern dalam setting pendidikan dan layanan psikologis di Indonesia. Diskusi berlangsung dinamis dan memperkaya wawasan peserta mengenai pentingnya inovasi pendekatan konseling di era digital.

 

Melalui kegiatan seminar nasional ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kompetensi profesional serta memperluas perspektif dalam menerapkan layanan konseling yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan tantangan psikologi masyarakat modern. Seminar ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan bimbingan dan konseling di Indonesia.

Prodi BK UNIB Goes to School: Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengenalan Program Studi melalui Writing for Healing